Minta maaf? gak la yau..
Emmang sih,, minta maaf tuh gak enak.. tapi sebenarnya rasa minta maaf itu seperti nasi, lama lama akan terasa manis!
Minta maaf bukan hal sepele loh! seseorang yg mau meminta maaf kadang ada yg harus menyiapkan mentalnya selama sebulan lebih atau bahkan ada yg 1 tahun kali ya.
Nah, kalo kalian berani minta maaf berarti kalian mental gede, kalo kalian gak berani minta maaf berarti kalian mental tikus.. Bener gak? Bener kan?
Haha ketahuan deh siapa yg pemberani dan yg cemen,,
Eh, kalo udah minta maaf jangan langsung kabur ya, tunggu jawabannya dulu, kalo dijawab 'iya' kalian boleh seneng-seneng, tapi kalo dijawab 'tidak'?
Jangan putus asa!
Kalo permintaan maaf kalian dijawab 'tidak' bukan berarti kalian harus menyerah, itu malah menjadi tantangan buat kalian, seberapa sabarnya kalian. kalian harus terus mencoba sampai akhirnya dijawab 'iya'! Oke?
Terus gimana kalo ada yang nyuruh kita minta maaf ke dia padahal kita gak punya salah?
Ya, gimana ya? itu mah terserah kalian, kalo aku sih akan tanya kesalahanku terus minta maaf, terus aku pergi deh, takut disuruh minta maaaf lagi.. hehe.
Lha kalo ada yg salah sama kita terus dia gak mau minta maaf gimana?
Ee,,,... ya kita gak usah suruh dia buat minta maaf sama kita, maafin aja kesalahannya tanpa harus dia meminta maaf ke kita.... Bisa kan?
Minta maaf jangan ragu-ragu ya! jangan pas idul fitri doang! Oke!
Berani Minta Maaf!
Aku adalah perdamaian, tapi aku pemicu perang... Aku adalah keberanian, tapi aku selalu bersembunyi... Aku adalah kemewahan, tapi aku hanya pelayan... Aku adalah aku, mengapa kau tanyakan siapa aku?
Kamis, Januari 30, 2014
Kamis, Januari 23, 2014
Aku mau share beberapa contoh puisi buatanku...!
Ini asli buatanku jangan di copy paste!
Aku Ini Sang Penyadap
Ku suka sadap-sadap
Ku memang suka
Apalagi dengan Si-A
Juga Indo temanku
Mereka bahan mentah sadapanku
Ketika mereka sadar
Mereka sedang kusadap
Aku mengelak
Kenapa ku wajib minta maaf?
Pada mereka?
Setelah itu mereka tersadar
Sadar kalau mereka itu dibawahku
Da aku yang teratas
Jadi, semua memihak padaku
Sekarang
Kecuali mereka, Si-A
Dan juga Indo, teman sadapanku
Aku sang penyadap
Tak perlu takut akan apapun
Karena akulah penyadap kelas paus
Dan akulah sebuah yang tertinggi
Duka
Sang Cinta
Kita
yang pernah
Menjalin
cinta
Rumit
terbuai api asmara
Hingga
kini
Kau
putuskan pergi
Aku
yang lara
Menunggu
percikan cinta lain
Aku
yang telah kalah
Cintaku
yang layu
Sudah
tinggalkan sajalah
Ini
hanya satu tangga kehidupan yang patah
Tangga
lain sudah mendekat
Nyanyian Si Koruptor
Aku ingin
uang
Untuk mobil
dan rumah (itu biasa)
Karna
kuingin sebuah negara
Yang tiada
hukum mengatur
Hanya
perkataanku hukum yang sah
Tiada
kewajiban untuk jujur
Hanya
kecerdikan yang perlukan
Untuk sesuap
nasi
Negaraku
berbendera hitam
Dengan lagu
kebangsaanku dangdut tralala
Dan simbol
negara
Tikus mungil
diatas kepala, karena
Itulah jati
diriku
TANGISAN HATI
Hari ini
Kuserahkan padamu, cincin hati
Kukan kembali pada
Diary lama
Saat senang
Dukaku datang menyelinap
Berbagi tempat hati
Dengan sang kesenangan
Kuingin dia pergi
Tapi ku tak ingin dia pergi
Selalu kubiarkan dia datang
Kubuka pintu
Jendela dan lainnya tetaplah menutup
Terlihat setiap huruf yang kutulis
Rapi tapi
Senua tentang dukaku
Kini kutak pernah
Percaya pada diary jiwa
Cinta dan kasih
Hanya membuat hatiku tuli
Memberi kode tetesan air
Ku disini
Menangis tanpa air mata
Sang
Pencari Surya
Lihatlah wahai sang surya
Ke seberang sana
Dimana kau tak mau berada
Dengarlah wahai sang surya
Lagu tentang diriku
Yang mengais cahayamu
Katakanlah wahai sang surya
Sumpah kau akan datang padaku
Walaupun itu ku harus menunggu
Aku bisu, tuli, buta
Kapan ku dapat rasakan engkau
Wahai sang surya
semua puisi dikarya oleh: Alfia Nurrul Izza
Langganan:
Postingan (Atom)