Senin, April 07, 2014

Apa Sebenarnya Arti Dari Tidak Ada

Tidak Ada... apa artinya ya?
Menurutku tidak ada sesuatu didunia ini yang 'Tidak Ada'.
Kalaupun ada coba sebutkan 1!

- pena yang bisa menulis sendiri
- sihir
- robot yang sama seperti manusia, dan berperilaku juga seperti manusia normal
- apel yang tumbuh dan berbuah dalam 1 jam

Kalau kalian menjawab seperti itu, kalian semua salah!
Jawaban diatas bukan 'Tidak Ada' tapi belum ada.
Jadi, arti dari 'Tidak Ada' sama dengan tidak ada.
Tidak ada dipikiran kita, pikiran orang lain, ataupun pikiran benda hidup lainnya.
Kesimpulannya dihidup ini 'Tidak Ada' yang tidak ada, jadi jangan pernah kalian berfikir kalau kalian dihidupkan untuk di tidak adakan, mengerti maksudnya?
Maksudnya jangan berfikir kalau tidak ada kesempatan bagi kita, tidak ada keadilan bagi kita, tidak ada yang peduli dengan kita.
Jangan! jangan berfikir seperti itu.
Mesti selalu ada  sebuah kesempatan, keadilan, ataupun orang yang peduli dengan kita selalu ada, walau dalam porsi yang kecil, hehe.

Udah ya, cukup ya ngocehnya, tulisan ini abaikan saja tapi jangan di anggap 'Tidak Ada' oke? :D
Salam dariku... Good Bye!
Eh, iya... bagi yang tidak mengerti akan maksud kata-kataku tadi, jangan difikir, nanti malah stres, hehe peace :)...

Kritik Kehidupan

Yah,, kehidupan seperti diulang-ulang, terbatas selayaknya angka. Aku sedikit bingung dengan dunia ini, dengan pemikiran orang-orang banyak, kata mereka angka itu tidak terbatas, tapi apakah mereka pernah berfikir kalau angka itu hanya 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9. pernahkah mereka berfikir kalau kehidupan hanya akan diulang-ulang selayaknya angka, kelahiran dan kematian buktinya. Kehidupan dunia dibuat oleh Tuhan hanya untuk menguji kita, makanya jangan terlalu bahagia dulu, kita baru boleh bahagia ketika kita sudah mati dan hidup abadi...

Apakah orang pernah berfikir, saat ia merasa sangat sukses dan berhasil ada kehidupan orang lain yang sangat terupuruk.
Apakah orang pernah berfikir, saat ia membuang sejumlah makanan makanan lezat ada kehidupan orang lain yang sangat bahagia ketika melihat sebitur nasi.
Apakah orang pernah berfikir, saat ia mengenakan sebuat jam tangan baru ada kehidupan orang lain yang tidak pernah mengenal waktu.

Sepertinya alat-alat yang membawa kita lebih modern sebenarnya juga diam-diam mengikat dan membatasi kehidupan kita, alat-alat itu seakan hidup dan memegang (baca: mencengkeram) pundak kita. Mebuat orang-orang berkurang mentalnya, yang ia tahu hanya itu-itu saja.

Yah, aku nulis ini entah karena apa, mungkin cuma iseng, jadi yang merasa terhina dsb mohon lupakan saja ya! :D Good Bye!