Yah,, kehidupan seperti diulang-ulang, terbatas selayaknya angka. Aku sedikit bingung dengan dunia ini, dengan pemikiran orang-orang banyak, kata mereka angka itu tidak terbatas, tapi apakah mereka pernah berfikir kalau angka itu hanya 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9. pernahkah mereka berfikir kalau kehidupan hanya akan diulang-ulang selayaknya angka, kelahiran dan kematian buktinya. Kehidupan dunia dibuat oleh Tuhan hanya untuk menguji kita, makanya jangan terlalu bahagia dulu, kita baru boleh bahagia ketika kita sudah mati dan hidup abadi...
Apakah orang pernah berfikir, saat ia merasa sangat sukses dan berhasil ada kehidupan orang lain yang sangat terupuruk.
Apakah orang pernah berfikir, saat ia membuang sejumlah makanan makanan lezat ada kehidupan orang lain yang sangat bahagia ketika melihat sebitur nasi.
Apakah orang pernah berfikir, saat ia mengenakan sebuat jam tangan baru ada kehidupan orang lain yang tidak pernah mengenal waktu.
Sepertinya alat-alat yang membawa kita lebih modern sebenarnya juga diam-diam mengikat dan membatasi kehidupan kita, alat-alat itu seakan hidup dan memegang (baca: mencengkeram) pundak kita. Mebuat orang-orang berkurang mentalnya, yang ia tahu hanya itu-itu saja.
Yah, aku nulis ini entah karena apa, mungkin cuma iseng, jadi yang merasa terhina dsb mohon lupakan saja ya! :D Good Bye!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar