Cara Mengembangkan Imanjinasi
Imajinasi biasanya sudah ada sejak kita lahir dengan persentase yang sama. Hanya saja kita salah mengambil jalan sehingga imajinasi dalam diri kita hilang dengan sendirinya. Biasanya imajinasi akan berkembang pesat saat masih anak-anak, karena pada masa anak-anak otak kita sedang giat-giatnya bekerja.
Cara mengembangkan imajinasi.
Mula mula kita lakukan dengan sederhana. Bayangkanlah sebelum anda menutup mata untuk tidur, bayangkan seekor kuda poni kecil terbang menari-nari di tengah-tengah lautan yang airnnya berwarna biru langit.
Jika kita sudah mulai terbiasa maka imajinasi tersebut akan mulai menguraikan cerita baru, imajinasi kita akan mulai berkembang dengan sendirinya. Bahkan sebelum menutup mata kita tidak perlu lagi untuk membayangkan kuda poni lagi, imajinasi kita yang akan membayangkan sendiri tanpa kita suruh.
Imajinasi tersebut akan membayangkan apa yang akan terjadi dalam mimpi kita.
Jika kita sudah menguasai imajinasi, kita tidak akan terlalu susah membuat suatu cerita atau laporan. dengan sendirinya imajinasi kita mengalir ke jari-jari kita dan mengarahkannya untuk menekan setiap huruf yang ada dalam papan ketik atau pena.
Dengan imajinasi kita tidak usah berpikir apa yang akan kita tulis, sebab tangan kita akan reflek menulis apa ang kita bayangkan saat ini juga. tentu saja dengan bahasa yang enteng dan mudah dimengerti.
Orang yang terlalu serius imajinasinya sangatlah rendah, mungkin hampir tak pernah digunakan karena selalu mementingkan logika. oleh karena itu orang yang terlalu serius tidak pernah bisa melihat kegagalan yang 'tidak mungkin terjadi'.
mungkin aku juga ini mulai terlalu serius nih :). makanya aku udahin dulu ya. maap, serius banget bacanya, santai aja brooohh,, hehehe.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar